dari bilik jendela
ku temukan remang cahaya
ku tatap lekat arah datangnya
masih sama seperti yang ku lihat terakhir kalinya; menawan
ku dekati dengan rasa menggebu
mendekat...dekat...hingga tak berjarak
perlahan ia meringis
mengajakku tuk cepat membidik
tanpa malu-malu
ia meraba setiap lekuk wajahku
membiarkannya terbenam syahdu
melupakan waktu yang sedang berlalu
agar ku nikmati semua ucap rayu
rupanya ia tahu
aku telah menunggu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar