Menatap, meratap
Jemari lentikmu
Tak bisa ku raih
Apalagi tuk ku genggam
Senyum manismu
Hanya bisa ku nikmati
Walau aku tak menahu
Kepada, dari, dan oleh siapa
Matamu yang tegas
Bertemu mataku sekali dua kali
Memunculkan harapan berkali kali
Memikat, merajai hati
Lalu,
Siapakah diriku?
Ada tapi lenyap
Hadir tapi tak dianggap
Dan yang kau kira aku hanyalah
Sebatas berlalu lalang
Sebatas bersenda gurau
Bahkan
Kau melihatku saja tidak
Tidak ada komentar:
Posting Komentar