berat
menyadari
memahami
rasa itu nyata
mengakar, mencuat, tumbuh kuat
kini aku
diambang ragu
dirundung lesu
terkapar lugu
mengumpat lantaran malu
jua kaku untuk mengaku
tetapi
bukan aku tak ingin
bukan pula aku tak mampu
namun
aku hanya tak ingin menjumpai patah hatiku (lagi)
pada orang yang salah (lagi)
jadi harus aku apakan?
luapkan?
atau
lupakan?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar